4 BANGUNAN POPULER DI MEDAN. TRAVELLER HARUS DATANG!!
4 BANGUNAN POPULER DI MEDAN. TRAVELLER HARUS DATANG!!
1. ISTANA MAIMUN
Bangunan ini merupakan salah satu ikon terkenal yang dimiliki oleh kota Medan. bangunan ini merupakan peninggalan dari Kesultanan Deli yang di bangun oleh sultan Mahmud Al-Rasyid yang di bantu oleh desainer arsitektur asal Italia. Pembangunan istana ini dimulai dari 26 Agustus 1888 dan selesai pada 18 Mei 1891. Istana Maimun memiliki luas 2.772 m2 dan 30 ruangan. bagi para traveller datang kemedan tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Istana yang satu ini bahkan turis mancanegara banyak yang ingin melihat langsung desain interiornya yang unik memadukan memadukan unsur-unsur warisan kebudayaan Melayu dengan gaya Islam, Sepanyol, India dan Italia. Bangunan ini terletak di Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun.
2. MASJID RAYA AL-MASHUN (MASJID RAYA MEDAN)
Masjid ini lebih dikenal dengan nama Masjid Raya Medan, padahal nama sesungguhnya dari Masjid ini adalah Masjid Raya Al-Mashun. Yang membangunnya adalah Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam sebagai pemimpin Kesultanan Deli memulai pembangunan Masjid Raya Al Mashun pada tanggal 21 Agustus 1906
(1 Rajab 1324 H). Keseluruhan pembangunan rampung pada tanggal 10
September 1909 (25 Sya‘ban 1329 H) sekaligus digunakan yang ditandai
dengan pelaksanaan sholat Jum’at pertama di masjid ini. Banyak turis muslim dari mancanegara yang berkunjung untuk melihat keindahan arsitektur dari bangunan mesjid yang masih berdiri kokoh ini. Bangunan ini menggunakan Marmer yang di impor langsung dari Italia sebagai bahan untuk memperindah bangunan Masjid ini, Pendanaan pembangunan masjid ini ditanggung sendiri oleh Sultan, namun
konon Tjong A Fie, tokoh kota Medan dari etnis Tionghoa yang sezaman
dengan Sultan Ma’mun Al Rasyid turut berkontribusi mendanai pembangunan
masjid ini. Kebanyakan turis yang berkunjung ke Masjid indah ini berasal dari Negara tetangga yaitu Malaysia. Cocok banget buat Traveller muslim menambah destinasi wisata religinya.
3. RUMAH LEGENDARIS ETNIS TIONGHOA MEDAN (TJONG A FIE)
Rumah Tjong A Fie adalah rumah dua lantai di Jalan Ahmad Yani, Kesawan Medan yang dibangun oleh Tjong A Fie (1860–1921), pedagang Hakka yang memiliki banyak tanah perkebunan di Medan. Ia kemudian diangkat sebagai Majoor der Chineezen di Medan dan memimpin pembangunan rel kereta api Medan-Belawan. Rumah ini masih ditempati keturunan Tjong A Fie, namun sejak tahun 2009 sebagian rumah ini dibuka untuk dikunjungi umum. bangunan ini sangat bersejarah dengan arsitekturnya yang memadukan gaya China dan Melayu. jika didalam rumah ini kita berasa berada di dalam syuting Jackie Chan.
4. KUIL SHRI MARIAMMAN
Kuil
Shri Mariamman
adalah kuil Hindu
tertua di Kota Medan,
Indonesia.
Kuil ini dibangun pada tahun 1881 untuk memuja dewi Mariamman. Kuil ini
terletak di kawasan yang dikenal sebagai Kampung
Keling. Kuil yang menstanakan lima dewa, masing-masing Dewa Shri
Vinayagar, Shri Murugan, dan Dewi Shri Mariamman (Durga
dalam wujud Kali) itu dikelola salah seorang keluarga pemilik perusahaan besar Texmaco, Lila Marimutu.
Pintu gerbangnya dihiasi sebuah gopuram,
yaitu menara bertingkat yang biasanya dapat ditemukan di pintu gerbang
kuil-kuil Hindu dari India Selatan atau semacam gapura. Kuil ini
sering dipenuhi umat Hindu apabila festival Deepawali
dan Thaipusam diadakan disini.




Comments
Post a Comment